Memandang langit sore, dalam penerbangan Surabaya-Makassar.
Cerita Foto, Cerita Perjalanan, Portofolio

Kilas Balik: Perjalanan Sepekan, Menjelajah Sulawesi Selatan

Pertengahan April 2013 kala itu. Dihasilkan sebuah keputusan yang saya buat. Menebus dua lembar tiket promo pesawat pulang-pergi seharga Rp400.000,00. Untuk keberangkatan dan kepulangan di awal September 2013.

Pintu menuju sebuah perjalanan dan pengalaman. Cukup duduk manis dalam sebuah burung besi menuju pulau seberang. Tak harus berlayar dengan pinisi, demi sepekan menjelajah Sulawesi Selatan, bumi kelahiran nenek moyang sang pelaut yang kondang.

Continue reading

Standard
Lautan awan puncak Mahameru
Cerita Perjalanan, Portofolio

Sriwijaya Inflight Magazine Edisi Juni 2015: Selamat Pagi, Mahameru!

Tak bisa dipungkiri, Gunung Semeru dengan puncaknya yang bernama Mahameru merupakan gunung  idaman bagi mayoritas pendaki Indonesia. Statusnya sebagai tanah tertinggi di Pulau Jawa menjadikannya ramai dikunjungi para pendaki demi kebanggaan individu maupun golongan. Dalam pendakian untuk yang keempat kalinya ini, saya membawa misi lebih dari sekadar gengsi. Menyaksikan matahari terbit dari Mahameru untuk yang pertama kalinya adalah hadiah terindah yang tak akan pernah saya lupakan.

Continue reading

Standard
Jalur pendakian antara Shelter II Kokopan dan Shelter III Pondokan
Cerita Perjalanan, Informasi, Portofolio

SRIWIJAYA Inflight Magazine November 2014: Berjuang Menyambut Pagi

Banyak pendaki bangga berdiri di puncak Mahameru, tanah tertinggi di Pulau Jawa. Hanya sedikit di antara mereka yang berani mendaki hingga puncak Arjuno.

Bersama dua kawan saya, Rendra dan Dodik, kami menunggang sepeda motor menuju Tretes. Suhu udara bulan April itu tidak terlalu dingin. Dengan langkah yang perlahan tapi stabil, jalur aspal yang berganti jalan cor terjal kami lalui hingga tiba di Shelter I atau Pet Bocor. Dari pos yang memiliki sumber air ini, bulan terlihat berpendar bulat dan bintang bertebaran. Cuaca malam itu sangat cerah sesuai harapan kami.

 

Pendakian ke puncak Arjuno yang sesungguhnya dimulai ketika kami melewati sebuah pos jaga dan portal sebagai tanda memasuki kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo. Jalan cor berubah total menjadi makadam di mana trek didominasi batu-batu berukuran sedang. Trek makadam berbatu itu menanjak dan berputar-putar seakan mencoba menguji kesabaran. Sesekali kami berhenti untuk mengatur napas dan menyeka keringat.

Continue reading

Standard